DESKRIPSI MATA KULIAH

  1. Agama

Mata kuliah ini membahas tentang kaidah-kaidah dalam agama serta manfaatnya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang berazaskan Pancasila. Penerapan ajaran-ajaran agama dalam profesi pemeliharaan penglihatan terutama dalam hubungannya dengan etika beragama serta penerapan cabang ilmu dalam melaksanakan tugas sebagai Refraksionis Optisien.

  1. Kewarganegaraan

Mata kuliah ini membahas hak dan kewajiban warga negara, bela negara, demokrasi Indonesia, hak asasi manusia, wawasan nusantara dan ketahanan nasional.

  1. Bahasa Inggris I

Although English has been taught from junior high school to senior high school, their ability to use English for reading, writing is very limited. Preparing student to achieve good and efficient English is our primary objective. Course material are designed to improve reading, understanding. Writing and speaking. Reading was planned to expand vocabulary and understanding. Writing and speaking will be developed by lot of exercise. Course eill be conducted almost entirely in English; bahasa is used in limited way to give student a chance exposure in English.

  1. Bahasa Inggris II

Almost all information regarding visual science such us books, journals, research bulletin, product knowledge are written in English. Source of subject in language we is very limited. In this situation, proficiency English language for Refraksionis Optisien is an obligation. This the only way for student to get good grasp on every subject in visual science, because they will equipped to absorb and extract all kind information either form printed or electronic information.

Student knowledge on subjects of visual science is hoped to improve so it will make easier for them to practice motor skill in performing optometric practice.

Moreover, after graduated and started practice in some occasion they would have to serve English spoken people or other nationalist who use English to communicate. To keep update an current development on visual science and wish to continue education, English is indisputable expertise. Beyond that, it will be advantage for Refraksionis Optisien to compete in this borderless are for working in other country.

To provide student with ability to write, read and speaking good and efficient English, we have to give them rigorous lecture and chance to practice English. One of necessity in delivering lecture to student whose mother tongue not English straightly in English. There is only way to expose student in English environment and we could gave them necessary supervised to helping them mastering English language.

 Bahasa Indonesia

Mata kuliah ini menguraikan penggunaan bahasa Indonesia dalam membaca, menulis, menyimak, dan berbicara. Penggunaan ejaan, yang disempurnakan dalam laporan karya tulis ilmiah/ tugas akhir dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

  1. Anatomi & Fisiologi Umum

Mata kuliah ini membahas anatomi dan fisiologi umum tubuh manusia beserta contoh patofisiologi yang terkait, kontrol homeostatik pada kondisi sakit maupun sehat bila memungkinkan dibahas pula keterkaitannya dengan sistem okuler.

  1. Anatomi & Fisiologi Mata

Mata kuliah ini membahas hubungan antara mata, otak dan struktur pendukungnya. Kuliah diberikan dalam bentuk teori dan praktik di laboratorium yang dirancang secara visual menjelaskan berbagai topik pada kuliah teori.

  1. Fisika Optik I

Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa mampu memahami prinsip fundamental fisika tentang sinar, sifat-sifat sinar, serta pengaruhnya.

  1. Fisika Optik II

Mata ajaran ini bertujuan agar peserta didik mampu, menerapkan prinsip dasar fisika pada mata manusia, mampu menguraikan teori, dan keterbatasan resolusi mata manusia,

  1. Administrasi Kesehatan / Sistem Rujukan

Mata kuliah ini membahas tentang tatanan yang mencerminkan upaya bangsa Indonesia dalam mancapai derajat kesehatan masyarakat. Upaya ini harus dipahami oleh setiap tenaga kesehatan. Sistem rujukan merupakan upaya penatalaksanaan pasien/konsumen yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Sistem rujukan ini dilakukan apabila ditemukan kelainan di luar kompetensi Refraksionis Optisien. Sehingga pasien/konsumen perlu dirujuk ke tenaga kesehatan lain yang berkompeten agar mendapat penanganan lebih lanjut dan menyeluruh.

  1. IKM dan Promosi Kesehatan

Mata kuliah ini membahas tentang konsep dasar kesehatan masyarakat yang mencakup :

  1. Pengantar kesehatan masyarakat
  2. Masalah kesehatan masyarakat
  3. Peranserta masyarakat dalam konteks peningkatan status kesehatan
  4. Indikator kesehatan dalam kaitan pelayanan pemeliharaan penglihatan

Juga membahas hal-hal yang berhubungan dengan pencegahan penyakit dan pemeliharaan masyarakat secara mandiri dalam kaitan dengan pelayanan kesehatan utama (PHC) dan promosi kesehatan pada masyarakat serta epidemiologi. Kegiatan belajar mengajar disusun dalam bentuk kuliah, diskusi serta penugasan kerja lapangan.

  1. Kewirausahaan

Mata kuliah ini membahas tentang pemahaman dan keterampilan dalam menggunakan konsep kewirausahaan dalm bidang refraksionis optision yang layak secara tekhnis dan ekonomis atau financial.

  1. Patologi Umum

Mata ajaran ini memberikan kemampuan agar mahasiswa memahami proses terjadinya kelainan-kelainan anatomi dan fisiologi serta penyakit yang mempengaruhi penglihatan.

  1. Patologi Mata & Mikrobiologi

Mata kuliah ini membahas jenis patologi tertentu yang umum ditemukan dalam praktik sehari-hari meliputi tanda, gejala, patofisiologi, tata laksana, dan frekuensinya. Selain itu, mata kulliah ini membahas pemahaman mikroba pada penyakit, menjaga sterilitas. dan pencegahan transmisi infeksi.

  1. Manajemen Umum

Mata kuliah ini membahas manajemen umum bermula dari pengertian manajemen, dasar manajemen, fungsi manajemen, penerapan manajemen dalam kegiatan usaha.

  1. Fisiologi Penglihatan & Persepsi

Mata kuliah ini membahas penerapan fisiologi penglihatan dan persepsi pada studi klinis refraksi dan stimulasi pemahaman aspek fisika, fisiologikal dari persepsi penglihatan pada sistem penglihatan normal. Mata kuliah ini membahas juga tinjauan metoda studi persepsi penglihatan pada sistem penglihatan normal, tinjauan metoda studi persepsi penglihatan, analisa perkembangan terbaru penelitian persepsi penglihatan, dan pemahaman rancangan

  1. Farmakologi Umum dan Mata

Mata kuliah ini membahas prinsip umum farmakologi umum, proses patologi dengan contoh patologi okuler, pemahaman farmakotika obat okuler dan berbagai obat yang mempengaruhi status refraksi dan penglihatan Refraksionis Optisien tidak diperkenankan memberikan dan menggunakan obat umum maupun obat okuler dalam praktek.

  1. Instrumen Laboratorium Optik

Mata kuliah ini ditujukan agar mahasiswa memiliki kemampuan untuk memahami dan menggunakan instrumentasi laboratorium dalam pembuatan kacamata di optik.

  1. Refraksi Klinik

Mata kuliah ini membahas berbagai prinsip yang mendasari pemeriksaan refraksi, penerapan prinsip dasar dalam pemeriksaan klinik, keterampilan pemeriksaan klinik refraksi, keterampilan mendiagnosa dan menentukan penilaian klinis dalam bidang refraksi.

  1. Klinik Optik I (Surfacing)

Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa mampu menata laboratorium optik dan menggunakannya dalam pembuatan kacamata seperti menggunakan mesin-mesin laboratorium, membuat lensa kacamata.

  1. Klinik Optik II (Dispencing)

Mata kuliah ini membahas pemasangan lensa pada bingkai, penatalaksanaan koreksi penglihatan dengan kacamata berdasarkan resep dokter mata atau resep kacamata yang dibuat oleh Refraksionis Optisi.

Proses berawal dari interaksi antara refraksionis optisien dengan pasien/konsumen mengenai kebutuhan koreksi kelainan refraksi pasien/konsumen dengan mempertimbangkan nilai kosmetik, aktivitas, gaya hidup, kondisi lingkungan, kebutuhan khusus dan perlindungan mata pasien/konsumen atas kondisi kerja yang berpotensi merugikan penglihatan. Selanjutnya, menentukan jenis koreksi, bingkai dan lensa memprosesnya, menilai hasil proses pembuatan. Akhir proses adalah menyerahkan kacamata yang sesuai dengan kebutuhan penglihatan pasien/konsumen, aman dan nyaman dipakai.

Bahan perkuliahan antara lain terdiri dari bingkai kacamata ditinjau dari segi bahan dasarnya, pengukuran, pemilihan, pengepasan, sedangkan lensa akan dibahas antara lain bahan dasar, proses pembuatan, karakteristik fisik dan optik, sentrasi lensa dan lain-lain.

  1. Low Vision

Mata kuliah ini membahas perubahan sistemik yang terjadi pada pasien/konsumen berusia lanjut terutama kaitannya dengan penderita low vision. Sehingga mahasiswa memiliki keterampilan dan pemahaman pengetahuan memberikan koreksi alat bantu penglihatan yang sederhana.

  1. Lensa Kontak

Mata kuliah ini membahas prinsip optik dan geometrik lensa kontak, persyaratan dan teknik rancangan permukaan lensa kontak, prinsip fitting dan konsekwensi pemakaian lensa kontak, aspek modern praktek pemasangan lensa kontak dengan penekanan pada penanganan pasien/konsumen secara langsung.

  1. Penilaian Penglihatan Binokuler

Mata kuliah ini membahas pentingnya penglihatan binokuler dan kaitannya dalam prosedur refraksi dengan penekanan pada analisa dan tata laksana heterophoria.

  1. Ergonomi Penglihatan

Mata kuliah ini membahas kebutuhan penglihatan berdasarkan aktivitas dan lingkungan pekerjaan pasien/konsumen (Occupational and Environmental Visual Needs). Dibahas berbagai kebutuhan penglihatan, pencahayaan, hazar d okuler dll.

  1. Statistik Metode Riset

Mata kuliah ini membahas prinsip, penerapan dan analisa statistik, dasar-dasar metode riset serta penerapannya dalam pelayanan pemeliharaan penglihatan (Vision care), penerapan hasil-hasil penelitian untuk tujuan perbaikan kualitas pelayanan pemeliharaan penglihatan (Vision care)

  1. Etika Profesi

Mata kuliah ini bertujuan agar mahasiswa mampu memahami potensi-potensi yang ada dalam dirinya, baik potensi jasmani maupun potensi rohani sehingga diharapkan tumbuhnya kesadaran moral otonom yang sangat dibutuhkan sebagai dasar bagi pemahaman Etika Profesi dan pengalaman kode etik.

  1. Praktek Klinik Dasar

Mata kuliah ini memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk terlibat secara langsung dalam kegiatan pelayanan klinik refraksi sehari-hari baik di rumah sakit maupun optikal, dan pelayanan klinik optiks yaitu proses pembuatan kacamata sehingga terbangun struktur pelayanan yang efisien, aman dan teliti. Pada konsisi tertentu mahasiswa diperbolehkan untuk memberikan resep dan memproses kacamata atas supervisi pembimbing praktek.

  1. Praktek Klinik Lanjutan

Mata kuliah ini membahas praktek klinik refraksi dan optik tahap lanjutan/spesialis yang sering ditemui pada praktek rumah sakit khusus mata, atau polimata rumah sakit yang melayani kasus kelainan penglihatan binokuler, ortoptik, lensa kontak dan pembuatan kacamata koreksi binokuler. Dibahas pula tata laksana heterophoria, strabismus, ortoptik, patologi okuler dan lensa kontak.

  1. Manajemen Optik

Mata kuliah ini memberikan pengetahuan tentang manajemen yang diperlukan dalam pengelolaan optikal, juga akan dibahas tentang perundang-undangan dan peraturan-peraturan yang berlaku mengenai pelayanan vision care (pemeliharaan penglihatan).

  1. Karya Tulis Ilmiah

Mata kuliah ini membahas prinsip, penulisan karya tulis ilmiah berdasarkan minat mahasiswa dibidang refraksi optisi melalui dukungan dan arahan dari dosen pembimbing.

  1. Manajemen Sumber Daya manusia

Mata kuliah ini membahas mengenai sumber adaya manusia yang meliputi perencanaan sumber daya manusia termasuk rekruitmentdan seleksi sumber daya manusia sebagai aset utama kinerja dalam sistem pelayanan kesehatan. Secara khusus dibahas juga tentang penilaian kinerja sumber daya manusia

  1. Instrumensasi Refraksi

Mata kuliah ini membahas alat-alat yang digunakan dalam pemeriksaan refraksi baik laboratorium maupun tempat parktek lapangan.

  1. Epidemiologi

Mata kuliah ini membahas mengenai konsep dasar dan metode epidemiologi, perubahan dan perkembangan keadaan-keadaan kesehatan akibat – akibatnya pada kelompok penduduk.

  1. Ilmu Komunikasi

Mempelajari tentang konsep dan teori-teori dasar komunikasi mulai dari pengertian dan ruang lingkup komunikasi, model, unsur-unsur pembentuk proses komunikasi, tujuan dan tingkatan komunikasi, hingga konsep komunikasi efektif beserta faktor-faktor yang menentukannya. Materi kuliah diarahkan kepada penelaahan proses komunikasi dalam berbagai konteks seperti intrapersonal, interpersonal, kelompok, organisasi, massa dan antar budaya. Pada akhir pembelajaran diharapkan mahasiswa terampil dan menguasai tehnik berkomunikasi dalam menggali informasi dari pasien/konsumen serta dapat menagani keluhan dengan santun mamapu mengelola pelayanan prima pada pelanggan, melakukan koordinasi terhadap tim, mampu melakukan presentasi.

  1. Pencegahan Kebutaan

Mata Kuliah ini membahas berbagai kelainan refraksi yang dapat menyebabkan kebutaan serta langkah-langkah pencegahan kebutaan.

  1. Ilmu Sosial dan Budaya

Mata kuliah ini menggambarkan sosial budaya dan pengaruhnya terhadap gaya hidup dan status kesehatan. Mata kuliah ini membahas tentang disiplin sosial budaya, politik ekonomi yang berkaitan dengan kesehatan, sistem pelayanan kesehatan dan kemajuan IPTEK dibidang kesehatan yang sesuai dengan berbagai sosial budaya untuk mempromosikan kesehatan yang akan digunakan dalam pelayanan kesehatan mata dan pemeliharaan penglihatan.

  1. PKL Refraksi Klinik

Mata kuliah ini merupaka kelanjutan dari praktek laboratorium yang telah dilakukan sebelumnya. Fokus kegiatan praktikum ini adalah pelaksanaan kegiatan refraksi yang dilakukan di rumah sakit, optikal, komunitas dan lahan praktek lainnya yang respresentatif.

  1. PKL Lensa Kontak

Mata kuliah ini merupaka kelanjutan darai praktek laboratorium yang telah dilakukan sebelumnya. Fokus kegiatan praktikum ini adalah pelaksanaan kegiatan lensa kontak yang dilakukan di rumah sakit, optikal, komunitas dan lahan praktek lainnya yang respresentatif.

  1. PKL Klinik Optik

Mata kuliah ini merupaka kelanjutan darai praktek laboratorium yang telah dilakukan sebelumnya. Fokus kegiatan praktikum ini adalah pelaksanaan kegiatan optisi yang dilakukan di rumah sakit, optikal, komunitas dan lahan praktek lainnya yang respresentatif.

  1. PKL Komunitas

Mata kuliah ini memberikan kemampuan kepada peserta didik untuk melakukan pelayanan kesehatan mata dan pemeliharaan penglihatan dengan memperhatikan aspek budaya yang berfokus pada upaya preventif, kuratif, promotif dan rehabilitatif, deteksi dini dan rujukan.

  1. Ujian Akhir Program

Merupakan proses ujian akhir dengan sifat ujian praktik laboratorium, fokus kegiatan ujian praktikum ini diaahkan pada mata kuliah prasyrat yang meliputi refraksi dan optisi. Pada akhirnya kegiatan ini mahasiswa dengan trampil dapat melakukan pelayanan kesehatan mata dan pemeliharaan penglihatan pada pasien/konsumen dengan baik, tepat dan cermat.

  1. Soft Skill

Mata Kuliah Softskill merupakan pembelajaran yang mendorong mahasiswa untuk mengembangkan minat dan bakat serta pembentukan karakter.